|
Like father like daughter. Mungkin pepatah ini berlaku bagi Mila, panggilan akrab Karmila Jojon, yang tidak lain putri pelawak Jojon. Nama dara kelahiran Jakarta, 2 Oktober 1975 ini, diberikan ayahnya mungkin terilhami oleh lagu Karmila-nya Farid Hardja yang pada saat itu sedang kondang. Walau darah seni ayahnya mengalir pada dirinya, Mila yang menyukai seni peran ini, ternyata tidak selalu mendapat dukungan dari orangtuanya, "Mama sih sepenuhnya mendukung. Tapi Papa masih setengah-setengah, kadang iya, kadang enggak. Soalnya Papa lebih tahu bagaimana lika-liku kehidupan artis," begitu yang pernah Mila katakan.
Untuk itu Mila selalu berhati-hati menjajaki dunianya. Mila juga turut mendukung beberapa serial sinetron, di antaranya Impian Pengantin dan Mawar Mekar Tanpa Duri. Dalam kiprah seni aktingnya, Mila pernah mengalami kejadian buruk saat berperan sebagai hantu di Impian Pengantin. Ia kesurupan ketika melakukan adegan menangis di atas nisan kuburan. Dari kejadian itu, Mila mulai merasa yakin bahwa ia mengerti arti penghayatan sebuah peran. Dan ia merasa lebih cocok lagi kalau diberi peran yang bernuansa sentimentil, dibanding peran yang lain, semisal komedi, walau ia sebenarnya memang memiliki wajah yang funny face seperti ayahnya.
|